Skip to main content

Ini Tandanya Bila Kau Sudah Harus Pasang Korset Untuk Skoliosis

Ketika derajat skoliosis sudah lebih dari 20 derajat, biasanya dokter akan menyarankan pemakaian korset. Foto: iStock Ketika derajat skoliosis sudah lebih dari 20 derajat, biasanya dokter akan menyarankan pemakaian korset. Foto: iStock

Jakarta - Kamu salah satu orang yang mengalami dilema pembengkokan tulang belakang atau skoliosis? Duh rasanya enggak nyaman ya, mulai dari punggung yang terasa nyeri dan pegal, posisi tidur juga dapat jadi serba salah.

Skoliosis atau bengkoknya tulang belakang, baik ke kanan atau ke kiri, dan membentuk 'S' atau 'C' mempunyai tingkatan yang berbeda-beda tergantung dari derajatnya. Jika masih di ringan, tentunya kau belum perlu memakai korset atau brace, tapi bila terjadi progresivitas yang cukup pesat dan bengkok dengan sudut tidak mengecewakan besar maka korset dibutuhkan.

"Lebih dari 20 hingga 40-an (sudutnya) kami sarankan untuk pakai korset skoliosis. Tujuannya untuk pertahankan sudutnya. Umummya tidak dapat menurunkan sudutnya, tapi sasaran utamanya mencegah progresivitas penambahan sudut," kata Dr dr Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP, dari Lamina Pain and Spine Center, Rumah Sakit Meilia Cibubur.


Terus, jika sudah menyentuh derajat tersebut, harus beli korset di mana? Belakangan ini muncul juga tuh online shop yang mengatakan penjualan korset untuk skoliosis, tapi jangan sembarangan beli, loh. Sebab, korset ini harus diubahsuaikan dengan kondisi sudut kamu, artinya ada hitungan khususnya.

"Korset skoliosis itu customized, jika ia tidak jaga teladan makan terus menggemuk, maka harus diukur ulang," terang dr Wawan.

Jika kau salah satu orang dengan kondisi skoliosis, yuk mulai kini mencar ilmu menghilangkan kebiasaan yang memperberat skoliosis, menyerupai posisi duduk yang salah, posisi mengendarai kendaraan yang salah, posisi tidur, atau posisi badan dikala sedang bersantai. Jangan lupa cek secara terjadwal ke dokter dan olahraga rutin terutama untuk memperkuat pecahan tulang belakang. Semangat!



Ini Tandanya Kalau Kamu Sudah Harus Pasang Korset Untuk Skoliosis

Comments

Popular posts from this blog

Potential Blood And Body Waste Check For Syndrome Greeted With Skepticism

A research team at the University of statesman claims to own developed blood and body waste tests which will effectively indicate syndrome in youngsters. The study, exploitation advanced machine learning algorithms designed to spot variations in blood and body waste between syndrome spectrum disorder (ASD) subjects and healthy youngsters, suggests a spread of recent biomarkers that might be associated with the condition. A big hunt is presently afoot for a transparent biomarker which will enable doctors Associate in Nursing objective pathological thanks to diagnose ASD. presently the sole thanks to diagnose the condition is thru behavioural assessments, and most kids are not known as unfit till once the age of 4. The condition is undeniably advanced, with several researchers recognizing the causes as stock-still in Associate in Nursing elusive combination of genetic variants and environmental factors. Previous analysis has recommended Associate in Nursing assortment of attainabl...

10 Hoax Kesehatan Yang Sering Beredar Di Whatsapp Dan Facebook

Massa tergabung dalam Gerakan Muda Anti Hoax (GEMA HOAX) mendesak polisi semoga tindak tegas penyebar hoax. (Foto: Lamhot Aritonang) Jakarta - Whatsapp dan Facebook sering jadi aplikasi yang dipakai orang-orang untuk bertukar informasi. Di dalamnya sering juga muncul hoax-hoax kesehatan. Bagaimana cara supaya kita sanggup mengetahui mana informasi kesehatan di Whatsapp dan Facebook yang patut dicurigai? Sekretaris Jendral Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) Dr Berry Juliandi, Msi, menyampaikan biasanya hoax bermain dengan informasi yang membawa pesan impian atau ketakutan. Diperlukan perilaku kritis selalu mewaspadai informasi sehingga tidak gampang untuk mendapatkan informasi gres di Whatsapp dan Facebook . Sebagai pola setidaknya beberapa hoax ini selalu diulang beredar tidak ada matinya di Whatsapp dan Facebook: 1. Main ponsel di kawasan gelap sebabkan tumor mata Informasi soal ancaman main ponsel sambil tiduran seringkali kita dapatkan, mulai dari pesan berisi bahaya-baha...

Hai Wanita, Jangan Terlalu Usang Duduk Bila Masih Sayang Jantung

Usahakan tetap bergerak di kantor demi kesehatan jantung ya Ladies. Foto: Thinkstock Jakarta - Wanita yang suka berolahraga mempunyai sedikit risiko terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang suka duduk dalam waktu lama. Melakukan kegiatan fisik sanggup menurunkan risiko perempuan terkena penyakit kardiovaskular lebih dari 10 persen dan penyakit jantung lebih dari 25 persen. Studi gres telah menunjukkan, bahwa seseorang yang mengurangi duduk dan melaksanakan kegiatan fisik sanggup mengurangi risiko beberapa penyakit ibarat ginjal, paru-paru, hati dan kanker. Dikutip dari Daily Mail , tim dari University of California, San Diego, melaksanakan penelitian untuk mengetahui apakah duduk dalam waktu yang usang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Terungkap, untuk setiap perempuan yang melaksanakan kegiatan fisik mempunyai risiko penurunan 12 persen untuk penyakit kardiovaskular dan risiko penyakit jantung 26 persen lebih rendah. Baca juga: Ciri-ciri Pria dengan J...