Skip to main content

Kisah Perempuan Yang Kehilangan Sekat Hidung Akhir Mencium Anjing

Gara-gara mencium anjing sekat hidungnya rusak (Foto: thinkstock) Gara-gara mencium anjing sekat hidungnya rusak (Foto: thinkstock)

Jakarta - Laura Schild mengalami hal tragis ketika sedang mencium anjing peliharaannya, sekitar 11 tahun yang lalu. Bagian hidungnya retak dan membuatnya hanya mempunyai satu 'lubang hidung'.

Kondisi ini membuatnya sangat malu, ia harus memikirkan taktik dengan menaruh tangan di depan wajah atau memiringkan wajahnya sedemikian mungkin semoga orang-orang tak melihat abnormalitas tersebut di hidungnya.

Dikutip dari Fox News, area berjulukan columella tersebut merupakan kulit tipis di antara dua lubang hidung. Bagian tersebut rusak ketika Laura hendak mencium anjingnya, namun binatang tersebut malah mendongakkan kepalanya dan mengenai hidungnya.



Laura menyebutkan ia telah melaksanakan operasi plastik untuk memperbaiki kerusakan di hidungnya. Jahitan dilakukan sampai bibirnya, dan sang dokter menempatkan sepotong tulang rusuk kecil namun terlihat bagai darah padat dan berkulit.

Usai melaksanakan operasi plastik, dalam beberapa hari area jahitannya berubah warna dan nampak adanya infeksi. Dokter yang menanganinya menyebutkan kemungkinan struktur yang diperbaiki dapat lepas, dan ternyata benar.

"Dua atau tiga hari setelahnya, tulang rusuknya jatuh dari tengah-tengah hidungku dan tak tersisa apapun. Tak ada bab tengah, bab bawah, tak ada apapun. Aku benci wajahku,"

Lubang tersebut pribadi menuju tenggorokannya dan ia merasa tak nyaman ketika orang-orang memandangnya ketika kia pergi keluar. Ia sedang mencari dukungan dokter bedah alasannya ialah ia ingin anak lelakinya tak merasa aib alasannya ialah alasan apapun.

Comments

Popular posts from this blog

Hai Wanita, Jangan Terlalu Usang Duduk Bila Masih Sayang Jantung

Usahakan tetap bergerak di kantor demi kesehatan jantung ya Ladies. Foto: Thinkstock Jakarta - Wanita yang suka berolahraga mempunyai sedikit risiko terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang suka duduk dalam waktu lama. Melakukan kegiatan fisik sanggup menurunkan risiko perempuan terkena penyakit kardiovaskular lebih dari 10 persen dan penyakit jantung lebih dari 25 persen. Studi gres telah menunjukkan, bahwa seseorang yang mengurangi duduk dan melaksanakan kegiatan fisik sanggup mengurangi risiko beberapa penyakit ibarat ginjal, paru-paru, hati dan kanker. Dikutip dari Daily Mail , tim dari University of California, San Diego, melaksanakan penelitian untuk mengetahui apakah duduk dalam waktu yang usang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Terungkap, untuk setiap perempuan yang melaksanakan kegiatan fisik mempunyai risiko penurunan 12 persen untuk penyakit kardiovaskular dan risiko penyakit jantung 26 persen lebih rendah. Baca juga: Ciri-ciri Pria dengan J...

Does Ginger Water Burn Fat - What Is It?

Here's What I Know About Does Ginger Water Burn Fat To lessen the chance of obesity, it is suggested to drink a minumum of one cup of water before meals. The detox drink functions as a diuretic, so you can experience frequent urination while your entire body gets rid of the toxins. A liquid diet, including the lemon detox doesn't offer adequate nourishment to the body. It is possible to also utilize ginger to earn a distinctive healing drink to detox your entire body and fight numerous diseases. Breast reduction exercises might have to be performed everyday and you'll also need to look closely at the diet plan. Today, using natural remedies have gotten popular. You don't need to feel hungry and deprived to shed weight. When you begin a diet, you will likely lose more water weight, thus it is possible that behind the pounds at first. Healthy weight loss achieved with the assistance of frequent exercise and low-fat, low-calorie diet will help yo...

Cell Reprogramming Converts Open Wounds Into Healthy Skin

Tapping into the machinery of a cell associate degreed rewiring it to require on another identity is an exciting capability that scientists area unit extremely simply starting to explore. Already we have seen however this technology would possibly flip skin cells into tumour predators, and the way reprogrammed bone cells would possibly provide USA the tissue regeneration talents of a salamander. currently researchers at the virologist Institute report another groundbreaking advance within the space, changing open wounds into healthy skin while not the necessity for surgery. The work focuses on a kind of wound referred to as cutaneal ulcers, that area unit durable lesions usually found on sufferers of severe burns, bedsores and polygenic disease. These advanced wounds run deep, through many layers of skin, which regularly means they have to be treated surgically by taking grafts of existing skin and layering them over the highest. With expertise in cosmetic surgery, virologist sc...